UIHM (UI Half Marathon) 2018 Review

Akhirnya, pecah telor tahun ini.. race pertama saya di 2018. Well, it’s a slow year.. ngga ada spesifik reason sih, cuma memang beberapa kali mau race kehabisan slot dan agak ilfil dengan mekanisme registrasi beberapa major event di awal tahun.

Anyway, ini adalah Universitas Indonesia (UI) Half Marathon atau yang lebih enak disingkat menjadi UIHM kedua yang saya ikuti. Tahun kemarin saya ikut di kategori 5K saat berusaha memecahkan rekor 5K dibawah 20 menit alias #breaking20, dan belum berhasil saat itu (dan hingga saat ini…sigh). Oke, untuk permulaan UIHM adalah event jarak half marathon yang diadakan di lingkungan kampus Universitas Indonesia Depok seluas 320 hektar, dengan sebagian besar lingkungan kampus ini adalah area hijau berupa hutan maupun taman plus beberapa danau, bisa dibayangkan betapa segarnya berlari di area lingkungan UI ini kan?!. Pada hari biasa, kita bisa melihat banyak orang berlari pagi, sepedaan maupun jalan pagi menikmati segarnya udara disana.

Dibandingkan beberapa event lain UIHM 2018 adalah event kedua setelah penyelenggaraan perdananya di 2017. Dimotori oleh ILUNI UI (Ikatan Alumni UI) dan disponsori BNI, tahun kemarin UIHM lumayan mencuri perhatian beberapa pelari untuk kembali mengikuti event yang sama tahun ini.

Saya sendiri merupakan alumni dari UI dan ikut dalam komunitas lari FTUI Runners, jadi sedikit banyak saya lumayan mengikuti beberapa event pre-race dan mendengar bagaimana tim panitia bener-bener fokus dalam menggodok event ini agar lebih meriah dan seru. Beberapa kali panitia rajin mengadakan event Road To UIHM di area kampus UI bahkan di ajang Car Free Day! Sebagai catatan, teman-teman yang saya kenal dan ikut dalam panitianya ini juga memiliki kerjaan lain di kehidupan aslinya.

Lepas bulan demi bulan event Road to UIHM, tibalah minggu-minggu yang dinantikan.. nah, saya akan coba break-down review saya ini menjadi beberapa segmen agar lebih terstruktur.

Registrasi

Seperti cerita saya soal event lari sebelumnya, untuk UIHM ini pendaftarannya relatif mudah dan cepat, mungkin juga karena peminatnya belum banyak juga (just to be fair). Uniknya, alumni UI bisa mendaftar terpisah dan mendapatkan slot lebih mudah ! Dilain sisi, teman-teman saya yang ingin ikut event ini pun ngga ada kesulitan dalam pendaftaran

Race pack collection

Pengambilan race pack dilakukan beberapa hari sebelum race day di FX Senayan. Walaupun saat pengambilan saya tidak mengantri, namun beberapa rekan saya yang mendaftar kolektif tidak mendapat kesulitan dalam mendapatkan BIB dan shirt-nya. FX Senayan sendiri cukup strategis untuk pengambilan race pack dari event yang diadakan di Depok

Jersey & race pack

Untuk jersey yang diberikan tahun ini desainnya jauh lebih menarik dari tahun kemarin. Lebih kekinian lah istilahnya, ngga flat desain seperti yang lalu. Isi race pack sebenarnya ngga ada yang istimewa, ada beberapa paket penawaran khusus dari beberapa sponsor. Namun, yang menarik perhatian saya adalah panitia memberikan cetakan Race Guide! Aneh ? coba ingat-ingat lagi beberapa major event di tahun lalu, Race Guide hanya diakses via website saja. Ya memang ngga signifikan sih, tapi buat orang lama seperti saya yang lebih senang membaca print out, memegang race guide tuh penting banget.. terima kasih panitia buat ini!

Menuju Lokasi

Walaupun lokasinya di Depok, namun panitia sukses tidak membuatnya nampak jauh karena sudah disediakan shuttle bus dari beberapa titik penjemputan seperti Citos, Bintaro, dll. Parkir mobil pun (sekali lagi) sudah tertera di print out Race Guide jadi rekan pelari yang baru sekali datang pun tahu harus parkir dan berjalan kaki lewat mana menuju Race Village. Saya sendiri menggunakan fasilitas parkir motor Stasiun Pondok Cina dan tinggal jalan 5 menit saja ke Race Village

Race day, rute, hydration point dan dukungan marshall

Yang pertama, flag-off dilakukan ON TIME ! yup, 5:30 sharp rombongan Half Marathon berhasil dilepas panitia. Untuk membuat race lebih seru, panitia menyediakan Pacer dengan grup timing yang menurut saya komplit banget. Untuk yang Half Marathon saja ada pacer 2:00, 2:15 hingga 2:30.

Di sepanjang rute (ya… di sepanjang rute 21 km), saya hampir ngga putus melihat marshall yang berdiri di tepi jalan, baik untuk cheering maupun mengarahkan pelari saat harus membelok maupun berputar balik. Walaupun saya ngga sempat menghafal rute dan hanya memahami akan ada beberapa ruas jalan yang akan dilalui dua kali, alhasil saya tidak terganggu atau mengganggu pelari lainnya saat berbagi jalanan. Water station pun berjejer rapi setiap 2 atau 3KM (maaf ngga hitung), lengkap menyediakan air putih maupun minuman isotonik. Marshal-marshalnya cukup tanggap dalam mengarahkan pelari, saya beberapa kali bertanya arah dan mereka ngga gelagapan alias malah bingung waktu ditanya

Rute UIHM ini cukup kreatif, seperti saya tulis diatas, ada beberapa ruas jalan yang dilalui dua kali oleh pelari HM. Kalau dibilang looping, ngga juga, lebih ke bener-bener memaksimalkan rute dua arah yang ada di seputaran kampus UI ini. Nah, yang bikin seru dari rute yang dua arah ini adalah kita jadi bisa saling melambaikan tangan dan cheering pelari yang mendahului atau di belakang kita! Beberapa kali saya menyemangati dan disemangati oleh teman-teman pelari yang berpapasan hanya sebatas jalur hijau saja, menyenangkan!

Finish line sangat luas, dibagi per kategori untuk pengambilan medali dan refreshmentnya. Desain medalinya juga bagus, tebal dan desainnya khas. Panggung hiburannya jangan ditanya lagi, kali ini uni Melanie Putria memilih buat ngemsi aja rupanya dibanding ikut lari. Aksi panggung dari the Chaplin Band sendiri ngga kalah serunya yang bikin ngga terasa acara selesai walaupun kita masih enjoy di depan panggung!

Kalau soal cuaca, kembali lagi, karena lingkungan kampus UI ini sebagian besarnya adalah hutan dan area hijau, race pagi itu benar-benar terasa sejuk dan segar sekali, jalanan sepanjang rute pun relatif mulus. Memang ada beberapa spot yang tidak rata dan speed-bump alias polisi tidur yang ada di area kampus mungkin akan membuat pelari yang kurang was-was bisa tersandung, memang panitia memasang papan peringatan speed bump dan cukup membantu sih..

Kesimpulan

UIHM tahun ini sukses mencuri perhatian kebanyakan pelari, dan kalaupun kurang cukup, word of mouth yang beredar beberapa hari ini akan sangat membuat event ini menjadi must-do-race in 2019 nanti!

The Good:

  • Kemudahan mendaftar (apalagi alumn!), pengambilan race pack dll yang informatif
  • Race tepat waktu
  • Rute event yang steril
  • Marshall dan water station yang lebih dari cukup
  • Medali bagus
  • Refreshment dan atraksi pangung ala kampus yang siapa aja pasti suka
  • Foto melimpah!

Future Improvement:

  • variasi rute
  • Perlu adanya kategori costume
  • More cheering, coba digerakkan itu mahasiswa baru buat nyanyi

 

Dan yang terakhir, SELAMAT buat para panitia yang udah capek dan bersusah payah bekerja agar kami bisa berlari dengan nyaman plus joged sampe encok!!

PS: foto saya ambil dari FB Bugaraga dan Cerita Lari. Silahkan menuju ke TKP buat melihat foto lebih banyak lagi yah!

Satu respons untuk “UIHM (UI Half Marathon) 2018 Review

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Dikelola oleh WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: